5 Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

 

 

 

Kemacetan merupakan masalah besar di banyak kota besar di Indonesia. Bahkan angkutan umum saling sikut di jalanan. Untuk mengurangi dan mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Indonesia membangun jalan tol kendaraan roda empat.

 

Dalam sejarahnya, jalan tol pertama yang dibangun di Indonesia adalah Tol Jagorawi pada tahun 1973 yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Ciawi. Kemudian disusul beberapa jalan tol lainnya.

 

Sampai sekarang, Indonesia sudah mempunyai 35 jalan tol. Dari semua itu, Jalan Tol Cipali merupakan yang terpanjang.

 

Tapi, sebelum Cipali, ada beberapa jalan tol lainnya yang memegang rekor terpanjang di Indonesia. Penasaran? Berikut ulasannya.

 

 

1. Tol Cipularang: 54 km

 

 

Jalan tol yang membentang dari Cikampek, Purwakarta hingga Padalarang ini selesai dibangun April 2005 untuk memperingati 50 tahun KTT Asia-Afrika di Bandung.

 

Merupakan jalan tol terpadat di Indonesia, sebab menghubungkan dua kota besar: DKI Jakarta dan Bandung. Apabila tidak terjadi macet, perjalanan Jakarta ke Bandung dapat ditempuh kurang-lebih 1,5 jam.

 

Diwajibkan selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara di Tol Cipularang. Selain sering terjadi kecelakaan, jalan tol ini berada di daerah pengunungan dengan kondisi jalanan naik-turun dan banyak jembatan.

 

Kabarnya, daerah paling rawan kecelakaan adalah di antara km 90 sampai km 100. Bahkan daerah ini juga sering dihubung-hubungkan dengan dunia gaib, sebab pernah beberapa orang pengendara yang melihat kejadian yang tidak masuk akal di daerah tersebut.

 

 

2. Tol Lingkar Luar Jakarta: 64 km

 

 

Tol Lingkar Luar Jakarta, atau disebut juga Jakarta Outer Ring Road (JORR), merupakan rangkaian jalan melingkar di luar kota Jakarta yang sudah terkenal sejak awal tahun 1990 an. Jalan tol ini menjadi penghubung warga Tangerang dan Jakarta menuju Bekasi dan beberapa kota lain di daerah Pantura.

 

Dalam sejarahnya, ruas pertama yang dioperasikan adalah ruas Cikunir-Cakung tahun 1990, disusul Pondok Pinang-Lenteng Agung pada 1995. Pembayarannya pun dilakukan dengan sistem tertutup.

 

Saat ini JORR terbagi menjadi tiga bagian; yaitu ruas Ulujami-Rorotan yang dikelola PT Jalantol Lingkar Luar Jakarta, ruas Kembangan-Penjaringan dikelola PT Jakarta Lingkar Baratsatu, dan Kembangan-Ulujami dikelola PT Marga Lingkar Jakarta.

 

 

3. Tol Jakarta-Cikampek: 83 km

 

 

Merupakan jalan tol dari Cawang menuju Cikampek dengan melintasi kota Jakarta bagian timur, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sepanjang kurang-lebih 83 km.

 

Kalau melewati jalan tol yang sudah dibangun sejak tahun 1988 ini, Anda akan disuguhi pemandangan persawahan yang sejuk, ditambah di beberapa titik jalan terdapat tempat beristirahat.

 

 

4. Tol Jakarta-Merak: 98 km

 

 

Selesai dibangun tahun 1984; tol Jakarta-Merak melintasi Kota Jakarta bagian barat, Serang, Tangerang, dan Kota Cilegon. Jalan tol sepanjang kurang-lebih 98 km ini juga menghubungkan Jakarta dengan Pelabuhan Merak.

 

Terbagi menjadi dua ruas: Jakarta-Tangerang dikelola oleh PT Jasamarga (km 0 sampai dengan km 26,3), dan ruas Tangerang-Merak dikelola PT Marga Mandalasakti (km 26,3 sampai dengan km 98). Umumnya digunakan warga Jakarta dan sekitarnya untuk menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

 

Diwajibkan berhati-hati dan waspada berkendara di jalan tol ini karena banyak truk bermuatan besar melintas mengirim bahan pokok menuju luar Jawa.

 

 

5. Tol Cipali: 116,75 km

 

 

Merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia yang diresmikan bulan Juni 2015, dengan panjang kurang-lebih 116,75 km yang melintasi daerah Cikopo, Subang, Purwakarta, dan Palimanan.

 

Jalan tol ini juga menjadi bagian dari tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak, Banten, sampai Banyuwangi Jawa Timur. Diyakini, Tol Cipali bisa mempersingkat jarak tempuh sejauh 40 km dan memotong waktu kurang-lebih 1,5 jam dibandingkan melewati jalur Pantura.

 

Copyright © 2016 otoblitzclassic.com, All Rights Reserved

Finali Mondiali

Otoblitz TV

InstagramFacebookTwitter
restoration

5 Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

 

 

 

Kemacetan merupakan masalah besar di banyak kota besar di Indonesia. Bahkan angkutan umum saling sikut di jalanan. Untuk mengurangi dan mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Indonesia membangun jalan tol kendaraan roda empat.

 

Dalam sejarahnya, jalan tol pertama yang dibangun di Indonesia adalah Tol Jagorawi pada tahun 1973 yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Ciawi. Kemudian disusul beberapa jalan tol lainnya.

 

Sampai sekarang, Indonesia sudah mempunyai 35 jalan tol. Dari semua itu, Jalan Tol Cipali merupakan yang terpanjang.

 

Tapi, sebelum Cipali, ada beberapa jalan tol lainnya yang memegang rekor terpanjang di Indonesia. Penasaran? Berikut ulasannya.

 

 

1. Tol Cipularang: 54 km

 

 

Jalan tol yang membentang dari Cikampek, Purwakarta hingga Padalarang ini selesai dibangun April 2005 untuk memperingati 50 tahun KTT Asia-Afrika di Bandung.

 

Merupakan jalan tol terpadat di Indonesia, sebab menghubungkan dua kota besar: DKI Jakarta dan Bandung. Apabila tidak terjadi macet, perjalanan Jakarta ke Bandung dapat ditempuh kurang-lebih 1,5 jam.

 

Diwajibkan selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara di Tol Cipularang. Selain sering terjadi kecelakaan, jalan tol ini berada di daerah pengunungan dengan kondisi jalanan naik-turun dan banyak jembatan.

 

Kabarnya, daerah paling rawan kecelakaan adalah di antara km 90 sampai km 100. Bahkan daerah ini juga sering dihubung-hubungkan dengan dunia gaib, sebab pernah beberapa orang pengendara yang melihat kejadian yang tidak masuk akal di daerah tersebut.

 

 

2. Tol Lingkar Luar Jakarta: 64 km

 

 

Tol Lingkar Luar Jakarta, atau disebut juga Jakarta Outer Ring Road (JORR), merupakan rangkaian jalan melingkar di luar kota Jakarta yang sudah terkenal sejak awal tahun 1990 an. Jalan tol ini menjadi penghubung warga Tangerang dan Jakarta menuju Bekasi dan beberapa kota lain di daerah Pantura.

 

Dalam sejarahnya, ruas pertama yang dioperasikan adalah ruas Cikunir-Cakung tahun 1990, disusul Pondok Pinang-Lenteng Agung pada 1995. Pembayarannya pun dilakukan dengan sistem tertutup.

 

Saat ini JORR terbagi menjadi tiga bagian; yaitu ruas Ulujami-Rorotan yang dikelola PT Jalantol Lingkar Luar Jakarta, ruas Kembangan-Penjaringan dikelola PT Jakarta Lingkar Baratsatu, dan Kembangan-Ulujami dikelola PT Marga Lingkar Jakarta.

 

 

3. Tol Jakarta-Cikampek: 83 km

 

 

Merupakan jalan tol dari Cawang menuju Cikampek dengan melintasi kota Jakarta bagian timur, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sepanjang kurang-lebih 83 km.

 

Kalau melewati jalan tol yang sudah dibangun sejak tahun 1988 ini, Anda akan disuguhi pemandangan persawahan yang sejuk, ditambah di beberapa titik jalan terdapat tempat beristirahat.

 

 

4. Tol Jakarta-Merak: 98 km

 

 

Selesai dibangun tahun 1984; tol Jakarta-Merak melintasi Kota Jakarta bagian barat, Serang, Tangerang, dan Kota Cilegon. Jalan tol sepanjang kurang-lebih 98 km ini juga menghubungkan Jakarta dengan Pelabuhan Merak.

 

Terbagi menjadi dua ruas: Jakarta-Tangerang dikelola oleh PT Jasamarga (km 0 sampai dengan km 26,3), dan ruas Tangerang-Merak dikelola PT Marga Mandalasakti (km 26,3 sampai dengan km 98). Umumnya digunakan warga Jakarta dan sekitarnya untuk menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

 

Diwajibkan berhati-hati dan waspada berkendara di jalan tol ini karena banyak truk bermuatan besar melintas mengirim bahan pokok menuju luar Jawa.

 

 

5. Tol Cipali: 116,75 km

 

 

Merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia yang diresmikan bulan Juni 2015, dengan panjang kurang-lebih 116,75 km yang melintasi daerah Cikopo, Subang, Purwakarta, dan Palimanan.

 

Jalan tol ini juga menjadi bagian dari tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak, Banten, sampai Banyuwangi Jawa Timur. Diyakini, Tol Cipali bisa mempersingkat jarak tempuh sejauh 40 km dan memotong waktu kurang-lebih 1,5 jam dibandingkan melewati jalur Pantura.

 

15 Tahun Otoblitz