Restorasi Mercedes-Benz 280GE 1985 (Part 2)

 

Hello Otoblitzers, masih ingat dengan Mercedes-Benz G-Class 280GE Short Wheelbase (SWB) keluaran tahun 1985 rakitan Magna Steyr Austria yang saat ini sedang direnovasi? Ya, di bagian pertama disebutkan bahwa mobil Gelandewagen tersebut akan dikembalikan ke kondisi orisinalnya, seperti letak tutup tangki bensin, warna kendaraan, lampu depan-belakang, jok, kisi-kisi fender, hingga berbagai parts yang lainnya.

Nah, meskipun mobil belum seluruhnya kembali seperti semula, namun kini dari sisi warna dan letak tutup tangki bensin sudah nampak berubah.

Kendaraan milik Peter Anugrah yang merupakan Sekjen dari Mercedes Jip Indonesia (MJI) ini saat ini telah memasuki tahap pengecatan. Proses pengecatan dipercayakan kepada Autowork, sebuah bengkel yang dikelola oleh Didith Triyadi yang terletak di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat ditemui Otoblitzclassic di lokasi kerjanya, Didith mengatakan, mobil milik salah satu pengurus MJI ini datang ke tempatnya sudah dalam kondisi 'dipretelin' alias sudah dibongkar total, mulai dari mesin hingga interiornya, jadi pihaknya tinggal menerima body shell-nya saja. "Tapi kita banyak melakukan pengelasan pada bagian dek, terutama dek depan, driver sama bagian belakang tepatnya bagian tulang pintu belakang," ungkap Didith.

Ia menambahkan, kondisi bodi 280GE ini masih sangat bagus dan lurus. Paling hanya melakukan 'pengentengan' sedikit, terutama bagian fender dan lobang-lobang orisinilnya ditutup kembali, karena menurut rencana akan memakai over fender yang lebih kecil.

"Kesulitan sih ada. Paling hanya menyesuaikan dengan tukang las saja. Biasanya tukang las kan maunya cepat selesai. Nah disitulah bagaimana caranya kita menyamakan, karena kita kan maunya mobil ini jadi sesuai dengan aslinya," tambah Didith.

Dalam pengecatan ini, Didith menggunakan Glasurit, menyesuakan dengan keinginan dari sang pemilik. Sedangkan untuk epoxy dan bahan lainnya digunakan Sikken serta dempul Autoglow. "Dengan bahan tersebut ketahanan cat akan lebih lama, karena kendaraan ini pastinya akan digunakan berkendara. Pastinya akan terkena panas dan hujan, jadi mengkilatnya akan lebih tahan," lanjut Didith.

Untuk mengerjakan pengecatan ini dibutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar lima bulan. "Karena selain terpotong waktu libur, kita juga harus menunggu spare part datang, seperti karet dan list body. Karena sebelum menuju proses pendempulan kita kan harus setting dulu agar bisa sesuai semua, baru kita lakukan pengecatan," tambahnya.

"Setelah ini selesai, kita akan bawa kendaraan ke bengkel sebelumnya, yaitu Permata Motor untuk pemasangan mesin, kemudian setelah itu akan kita lakukan proses pemolesan dan finishing," pungkas Didith.

Nah, bagaimana lagi kelanjutan proses restorasi Mercedes-Benz G-Class 280GE SWB 1985 ini? Nantikan lanjutannya hanya di Otoblitzclassic! **MS/ Foto-foto: Agus Budi

Copyright © 2016 otoblitzclassic.com, All Rights Reserved

Finali Mondiali

Otoblitz TV

InstagramFacebookTwitter
restoration

Restorasi Mercedes-Benz 280GE 1985 (Part 2)

 

Hello Otoblitzers, masih ingat dengan Mercedes-Benz G-Class 280GE Short Wheelbase (SWB) keluaran tahun 1985 rakitan Magna Steyr Austria yang saat ini sedang direnovasi? Ya, di bagian pertama disebutkan bahwa mobil Gelandewagen tersebut akan dikembalikan ke kondisi orisinalnya, seperti letak tutup tangki bensin, warna kendaraan, lampu depan-belakang, jok, kisi-kisi fender, hingga berbagai parts yang lainnya.

Nah, meskipun mobil belum seluruhnya kembali seperti semula, namun kini dari sisi warna dan letak tutup tangki bensin sudah nampak berubah.

Kendaraan milik Peter Anugrah yang merupakan Sekjen dari Mercedes Jip Indonesia (MJI) ini saat ini telah memasuki tahap pengecatan. Proses pengecatan dipercayakan kepada Autowork, sebuah bengkel yang dikelola oleh Didith Triyadi yang terletak di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat ditemui Otoblitzclassic di lokasi kerjanya, Didith mengatakan, mobil milik salah satu pengurus MJI ini datang ke tempatnya sudah dalam kondisi 'dipretelin' alias sudah dibongkar total, mulai dari mesin hingga interiornya, jadi pihaknya tinggal menerima body shell-nya saja. "Tapi kita banyak melakukan pengelasan pada bagian dek, terutama dek depan, driver sama bagian belakang tepatnya bagian tulang pintu belakang," ungkap Didith.

Ia menambahkan, kondisi bodi 280GE ini masih sangat bagus dan lurus. Paling hanya melakukan 'pengentengan' sedikit, terutama bagian fender dan lobang-lobang orisinilnya ditutup kembali, karena menurut rencana akan memakai over fender yang lebih kecil.

"Kesulitan sih ada. Paling hanya menyesuaikan dengan tukang las saja. Biasanya tukang las kan maunya cepat selesai. Nah disitulah bagaimana caranya kita menyamakan, karena kita kan maunya mobil ini jadi sesuai dengan aslinya," tambah Didith.

Dalam pengecatan ini, Didith menggunakan Glasurit, menyesuakan dengan keinginan dari sang pemilik. Sedangkan untuk epoxy dan bahan lainnya digunakan Sikken serta dempul Autoglow. "Dengan bahan tersebut ketahanan cat akan lebih lama, karena kendaraan ini pastinya akan digunakan berkendara. Pastinya akan terkena panas dan hujan, jadi mengkilatnya akan lebih tahan," lanjut Didith.

Untuk mengerjakan pengecatan ini dibutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar lima bulan. "Karena selain terpotong waktu libur, kita juga harus menunggu spare part datang, seperti karet dan list body. Karena sebelum menuju proses pendempulan kita kan harus setting dulu agar bisa sesuai semua, baru kita lakukan pengecatan," tambahnya.

"Setelah ini selesai, kita akan bawa kendaraan ke bengkel sebelumnya, yaitu Permata Motor untuk pemasangan mesin, kemudian setelah itu akan kita lakukan proses pemolesan dan finishing," pungkas Didith.

Nah, bagaimana lagi kelanjutan proses restorasi Mercedes-Benz G-Class 280GE SWB 1985 ini? Nantikan lanjutannya hanya di Otoblitzclassic! **MS/ Foto-foto: Agus Budi

15 Tahun Otoblitz